Tuesday, January 27, 2009

27 Januari 2009













Suatu ketika, aku pernah denger pernyataan seperti ini....
"Tidak ada temen sejati di dunia ini, yang ada hanyalah kepentingan sejati"

Hati kecilku berontak....

Ada temen sejati jika kita mampu mewujudkannya....
Ada temen sejati jika kita ingin menampilkannya....
Ada temen sejati jika kita mau untuk berbagi tanpa pamrih
Ada temen sejati.... Aku yakin ada....
Walaupun semua orang bilang yang ada kepentingan sejati....
Pasti ada temen sejati.... Yang mampu dan mau mendengarkan kita, ketika kita ingin berbagi cerita, ketika kita memerlukannya, bahkan ketika kita membencinya....

Friday, January 23, 2009

24 Januari 2009

Dua hari ini ada training di kantorku....
Ndatengin narasumber dari jakarta n surabaya...
Semuanya dari praktisi media....
Semoga dengan datengnya narasumber ini
bisa memberikan "Aufklarung " (pencerahan) bagi kami, amien....
Kuharap seperti itu....
Walaupun tidak memberi dampak yang signifikan terhadap institusi kami,
Semoga memberi dampak yang dasyat bagi diri kita sendiri....
Amien....
Terima kasih Tuhan....

Friday, January 16, 2009

17 Januari 2009

Cuaca di Tarakan, akhir2 ini kurang kondusif (he2, ikut2 gayanya pejabat)
Udaranya dingin banget....
Dinginnya sampe nembus tulang....
Bahkan pagi yang cerah diiringi sinarnya mentari pagi pun tetep duingin....

Malam sebelumnya, aku mandi agak kemaleman
Jadinya agak kedinginan habis mandi...
Trus badanku agak panas gitu (summer kata orang jawa)
Hiks... sedihnya....

Kalo sudah badan nggak enak gitu
Bawaannya inget rumah....
Inget nenekku yang sangat sayang aku
Apalagi pas lagi sakit, pasti aku dibuatin teh anget, susu anget
Pokoknya semua yang aku mau dibuatin...

Kalo sekarang....
Aku sendiri di kost2san...
Nonton tv, rencana mo tidur nggak enak...
Temen sekost, lembur di kantornya....
Hiks, tambah sedih

Kalo sudah begitu...
Maunya satu aja, sehat ya Alloh....

Thursday, November 27, 2008

17 November 2008

Aku....
Di sini menanti redanya hujan
Air yang berjatuhan dari langit
Turun bersamaan, rapi berbaris
Seperti ditata
Satu persatu membasahi bumi
Ketika reda... muncullah pelangi
Nan indah menghiasi cakrawala
Seperti aku...
Yang menantimu...
Tak tahu kapan hujan itu reda
Akupun juga tak tahu kapan ujung penatian ini
Semoga pelangi hadir dalam hidupku
Pada saat yang tepat
Membahagiakan semua orang
Pelangi... Ciptaan Tuhan...
Sangat menawan dan indah, seindah hariku...

14 Oktober 2008

Aku sedih... jika mendengarmu sakit
Aku sedih... jika mendengarmu terluka
Aku sedih... hanya jika mendengarmu kurang enak badan
Ingin rasanya hasratku, terbang ke sana
Ke tempat engkau berada...
Ingin rasanya langsung menemuimu...
Menanggalkan semua ego yang aku punya...
Tapi.... apalah dayanya diriku...
Aku hanya manusia biasa...
Tanpa kuasa untuk mewujudkannya...
Aku hanya ingin melihatmu...
Melihat engkau bahagia...
Melihat engkau tertawa...
Aku tak ingin melihat rintihan sakitmu...
Aku tak ingin melihat tangismu...
Walaupun aku sadar, setiap manusia pasti merasakannya...
Aku hanya ingin melihatmu tersenyum...
Mungkin orang akan menilaiku bodoh...
Dan aku... tak ingin menghiraukan kata orang...
Yang aku inginkan... mengikuti suara hatiku...
Sebening air... Mengalir... ke samudra....

Wednesday, July 2, 2008

Confused

Aku bingung...
Bingung sekali? kurasa iya...
tapi aku juga merasakan tidak...
Aku bingung....
Setahuku, negaraku kaya dan sangat kaya
yang pernah kubaca waktu itu...
Kaya dengan segala sumber daya alamnya...
Kaya dengan segala sumber daya manusianya...
Kaya dengan segala sumber... yang lain, mungkin...
Tapi anehnya....
ini mungkin perasaanku saja, semoga...
Aku sering melihat, banyak anak - anak kecil memulung
padahal seharusnya mereka bisa ketawa - tawa seperti masa kecilku
Aku sering melihat, anak kecil bernyanyi di jalan...
padahal, suara merdunya bisa memanja kepada yang mereka sayangi
yang mereka sayangi sibuk untuk memikirkan hal yang lain
bagaimana untuk makan hari ini, jangankan hari ini...
mungkin untuk siang ini atau pagi ini...
Aku sering melihat, banyak orang - orang pulas di kolong jembatan
padahal seingatku, tanah di negaraku sangat luas...
memang tidak seluas hamparan bumi atau hamparan jagat raya ini...
tapi untuk mereka nyenyak dalam tidurnya tidak adakah di bumi ini menerimanya
sedih rasanya melihat keadaan seperti ini
Ironis sekali ya (mungkin itu hanya perasaan saja)
Negaraku yang sangat luas, sangat makmur, sangat kaya
tapi... ada hal - hal yang seperti ini...
apakah aku perlu bangga dengan keadaan ini
Aku ingin semua merasa bahagia...
Sebahagia aku sewaktu kecilku...
Aku bisa tersenyum, dan mereka seharusnya juga tersenyum
Aku menangis, dan mereka jangan sampai menangis sesedih aku...
Aku ingin mereka mendapatkan yang terbaik...
Sebaik aku mendapatkannya...
Aku ingin mereka menjadi tangguh...
Setangguh yang kuinginkan akan diriku...
Aku ingin negara - negara melihat kita, menganggap kita ada
jangan hanya melirik kita, memandang kita lain dengan pandangan yang mereka sendiri dapat mengartikannya...
Hidup tunas bangsa...
Kita harus bangkit... jika kita tidak bisa bangkit untuk negara ini
Bangkitlah untuk diri kita sendiri
sebagai tanggung jawab kita sebagai manusia yang telah diciptakan-Nya
di alam semesta ini...

Present

Jika dunia ini, seperti perjalanan
dengan segala kado - kado dari-Nya ...
Aku mendapatkan kado - kado yang indah ...
Seindah sinar matahari menguak malam ...
Seindah pelangi yang hadir setelah hujan ...
Dan ...
Kado terindah yang pernah aku dapatkan & yang aku harapkan
ketika aku bertemu denganmu...
Melihat senyummu...
Menangkap sinar matamu...
Mengerti bahasa tubuhmu...
Tuhan...
Terima kasih atas apa yang Engkau berikan padaku & padanya...
Aku sangat menyayangi-Mu, Tuhan...
Aku harap dia juga merasakan hal yang sama. amien...